Pengembangan Sistem Informasi Geografi Untuk Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Program Imunisasi di Kota Palangka Raya

October 23, 2008 · Filed Under RISET 

Intisari

Lilyk Rakhmawaty, Hari Kusnanto, Anis Fuad

Latar belakang:Saat ini pemanfaatan Sistem Informasi Geografi (SIG) berkembang pesat di berbagai bidang termasuk di bidang kesehatan. SIG mempunyai kemampuan untuk menampilkan informasi spasial dan non spasial secara berkesinambungan. Sebagai penanggung jawab program imunisasi, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya belum memanfaatkan SIG. Kegiatan analisis melalui pemantauan wilayah setempat (PWS) masih dilakukan secara sederhana. Sangat penting melakukan pemantauan terhadap cakupan pelayanan dan dampak program sehingga daerah risiko tinggi terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) dapat terdeteksi. Dengan adanya aplikasi SIG untuk PWS Imunisasi diharapkan dapat membantu monitoring program.

Tujuan: Mengembangkan sistem informasi berbasis wilayah untuk PWS Imunisasi di Kota Palangka Raya yang meliputi identifikasi kebutuhan, desain sistem dan pemanfaatan sistem.

Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif – kualitatif dengan pendekatan action research. Partisipan berjumlah 8 orang terdiri dari 3 manajer, 3 pengelola program di tingkat dinas dan 2 orang penanggung jawab program imunisasi di puskesmas. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan juga telaah dokumen.

Hasil: Pengembangan SIG PWS Imunisasi ini menghasilkan peta cakupan untuk semua antigen, sebaran penyakit PD3I dan stratifikasi tetanus nenonatorum. Adanya sistem dapat memberikan informasi masalah program sehingga dapat dilakukan suatu tindakan antisipasi.

Kesimpulan: Sistem Informasi PWS Imunisasi Berbasis Wilayah bermanfaat untuk efisiensi dan efektifitas program karena dapat memangkas waktu kerja dan mampu memberikan informasi yang dibutuhkan manajer. Untuk menjaga kualitas informasi imunisasi sistem sebaiknya dikembangkan mulai unit analisis individu.
Kata Kunci: Sistem Informasi Geografi, PWS Imunisasi, Pengembangan

Comments

Comments are closed.