Pelatihan Petugas KIA Dalam Penggunaan Sistem Informasi Geografis Untuk Memantau Program Antenatal Di Puskesmas Kabupaten Sleman

May 28, 2008 · Filed Under RISET 

Senik Windyati, Hari Kusnanto, Kristiani

IntisariSenik

Latar Belakang: Dalam manjalankan tugas pelayanan kesehatan masyarakat, Puskesmas mempunyai tanggung jawab atas manajemen masalah kesehatan di wilayah kerjanya. Masalah kematian ibu menjadi masalah utama pada bidang kesehatan di Indonesia, sehingga peningkatan mutu program pelayanan KIA tetap menjadi prioritas kegiatan. Pemantauan wilayah setempat kesehatan ibu dan anak (PWS-KIA) adalah alat manajemen program KIA di suatu wilayah kerja Puskesmas. Keberhasilan program ini diukur berdasarkan besarnya cakupan program KIA di suatu wilayah. Pengelolaan data pelayanan antenatal sudah berjalan akan tetapi pemanfaatannya sebagai dasar tindak lanjut program belum optimal. Salah satu elemen penting dalam penyelesaian permasalahan kesehatan adalah ketersedian data yang cepat, akurat dan informatif di wilayah kerjanya. Sistem informasi geografis (SIG) diharapkan dapat berperan sebagai alat penting dalam proses pengelolaan data program pelayanan KIA.
Tujuan: Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pelatihan penggunaan Sistem Informasi Geografis (SIG) dapat meningkatkan kemampuan petugas KIA dalam memantau program antenatal di Puskesmas di kabupaten Sleman.
Metodologi: Jenis penelitian ini adalah kuasi-eksperimen dengan subjek 32 bidan Puskesmas sebagai penanggung hawab program pelayanan kesehatan ibu dan anak . Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan dilengkapi dengan diskusi kelompok terarah. Teknik analisis data yang dipakai adalah analisis t-test amatan ulangan.
Hasil: Dari hasil perhitungan dengan uji-t diperoleh selisih hasil rerata data kemampuan petugas dalam memantau program pelayanan antenatal sebelum dan sesudah menggunakan SIG sebesar 16,90%. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan kemampuan petugas yang signifikan dalam memantau program pelayanan antenatal di Puskesmas, sebelum dengan sesudah perlakuan.
Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan penggunaan SIG meningkatkan kemampuan petugas KIA dalam memantau program antenatal di Puskesmas di Kabupaten Sleman.

Kata Kunci: Pelayanan Antenatal, Pemantauan Wilayah, Sistem Informasi Geografi

Comments

Comments are closed.