Analisis Kebutuhan Pengembangan Sistem Informasi Akademik Menggunakan Framework Zachman di Akademi Keperawatan Muara Bungo

October 22, 2008 · Filed Under RISET 

Intisari

Rahmad Fitrie, Eko Nugroho, Anis Fuad

Latar belakang:Perkembangan teknologi informasi bidang pendidikan saat ini memungkinkan untuk melakukan aktivitas akademik secara online. Dalam rangka mendorong dan memfasilitasi perguruan tinggi yang ingin mengembangkan teknologi sistem informasi komputer, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) telah membangun suatu jaringan komputer antar perguruan tinggi yang dinamakan INHERENT (Indonesia Higher Education Research Network). Saat ini Akademi Perawat Muara Bungo, sebagai penyelenggara jenjang pendidikan tinggi tenaga kesehatan, belum memiliki sistem informasi komputer yang terintegrasi dengan sistem informasi akademik. Maka dari itu, analisis kebutuhan sistem informasi sangat perlu dilakukan di Akper ini. Kerangka kerja Zachman dipilih sebagai kerangka kerja analisis kebutuhan ini karena dapat melihat permasalahan bisnis dalam pengembangan sistem informasi.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembagan sistem informasi akademik yang mendukung strategi pengembangan sistem informasi akademik sesuai kebutuhan pengguna/stakeholder di Akper Muara Bungo.

Metode: Penelitian ini bersifat kualitatif eksploratif untuk menggali secara mendalam kebutuhan pengguna dan stakeholder dalam membangun sistem informasi akademik.

Hasil: Hasil analisis ruang lingkup perencanaan, sistem informasi akademik dirancang untuk pengolahan data mahasiswa, data dosen, pengelolaan jadwal kuliah, pengelolaan Kartu Rencana Studi (KRS), pengolahan Kartu Hasil Studi (KRS) dan pengelolaan transkrip nilai serta pengelolaan data alumni. Sistem dapat digunakan oleh semua pengguna melalui jaringan komputer terintegrasi dengan jaringan Local Area Network (LAN). Sistem terbagi menjadi tiga bagian yaitu sistem yang dapat digunakan oleh staf administrasi akademik, dosen dan juga mahasiswa. Model bisnis yang diterapkan adalah dengan mengekplorasi struktur organisasi Akper Muara Bungo. Perancangan model sistem menggunakan model diagram hubungan entitas (Entity Relationship Diagram (ERD)), dan diagram aliran data sistem informasi akademik Akper Muara Bungo.

Kesimpulan: Sistem informasi akademik yang dirancang dapat memberikan kemudahan dalam mengelola dan mengolah data akademik. Pengembangan sistem informasi akademik tidak dapat dilepaskan dari kepentingan – kepentingan pengguna dan stakeholder yang terlibat dalam implementasi.

Kata kunci: kerangka kerja Zachman, sudut pandang, rencana strategis, sistem informasi akademik.

Comments

Comments are closed.